Jumat, 22 April 2016

MISS SKILL 2016 SEBAGAI AJANG WANITA MULTITALENTA








RAJAPOLAH- Jum'at, 22 April 2016. Miss skill adalah suatu kegiatan dari program Duta keputrian atau lebih dikenal dengan  "nisaiyyah". Kegiatan ini diadakan setiap tahun yang di tujukan kepada seluruh santriwati Pondok Pesantren Darussalam Narunggul-Tanjungpura-Rajapolah-Tasikmalaya. Dimulai dari kelas 1 SMP sampai kelas 2 Sma. Panitia acara duta keputrian ini diambil dari Pengurus OPPD yaitu kelas 2 SMA. Bagaimana dengan kelas 3 Smp ataupun 3 Sma? Kelas 3 SMA yang sedang sibuk mempersiapkan Ujian Nasional di bulan Mei nanti, sedangkan kelas 3 SMA yang tak henti akan program-program Siswa Akhir Kmi,  sekarang mereka sedang sibuk digeluti oleh i'dad/persiapan untuk amaliyatuttadris. Berkait acara duta keputrian ini, untuk tahun sekarang berlangsung hanya dua hari. Rabu malam, 20 April 2016 , seluruh santriwati mengikuti ujian seleksi dengan mengisi beberapa soal yang telah ditentukan oleh panitia yang nantinya akan diambil satu orang dari setiap kelas sebagai kandidat Miss Skill 2016. Hari Kamis, 21 April 2016 bertepatan dengan hari R.A Kartini tujuh kandidat Miss Skill 2016 telah terpilih yaitu Putri Ani Salsabila dari kelas 7 C, Zahra Aulia Latifah dari kelas 7 E, Siti Nazmi Azzahwa dari kelas 8 C, Siti Gama Sugesti dari kelas 8 E, Ajeng dari kelas idady Yustika barokah dari kelas 10 C dan Iis Rahayu dari kelas 10 D. Mereka siap-siap mengikuti berbagai tantangan yang telah disiapkan panitia, diantaranya perlombaan tata rias. Jum'at pagi, tepat setelah kegiatan rutin santri Pondok Pesantren  Darussalam Tasikmalaya yaitu lari pagi, muhadatsah (percakapan) serta tandziful'am (pembersihan umum) atau lebih dikenal dengan jumsih(jum'at bersih) santriwati menyaksikan serta memberi dukungan terhadap jagoan mereka masing-masing. Berbagai resep ikan sesuai kreasi mereka masing-masing. Diantaranya ada beberapa yang disemur, di cobek, serta resep-resep khas buatan mereka sendiri. Ajang perlombaan kreasi masak ikan ini dinilai langsung oleh ibu Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam yaitu Ustadzah Nunung Afiah, didampingi oleh Ustadzah Ima Hikmayati dan Ustadzah Ida Afia. Usai perlombaan memasak ikan, kandidat miss skill 2016 kembali mempersiapkan acara grand final Duta Keputrian Miss Skill 2016 dengan mengenakan gaun yang telah mereka design.  Di sesi grand final ini, terlebih dahulu mereka mengenalkan diri mereka masing-masing kemudian dilanjutkan dengan perlombaan Lomba Cepat Tepat. Tepuk riuh santriwati Pondok Pesantren Darussalam semakin ramai dengan dukungan para kontestan yang mereka banggakan. Terlebih saat kandidat Miss Skill menampilkan bakat-bakat mereka, pidato, memainkan kecapi (Iis rahayu) , silat(ajeng), puisi bahasa arab (Zahra),nasyid(siti gamma, putri ani) puisi bahasa inggris (Siti Nazmi) dan nyanyi korea(yustika). Selesai menampilkan talent, tujuh kandidat Miss Skill 2016 menampilkan fashion show dengan keindahan gaun muslimah yang mereka kenakan.  Sedangkan para juri sibuk mentotalkan skor nilai dan mendiskusikan siapakah yang akan menjadi  miss skill 2016. Sambil menunggu hasil, Miss Skill 2015 yaitu Anisa Fauziah  memberikan suatu persembahan lagu dan story telling about "kabayan" yang menggemuruhkan tepuk tangan serta tawa santriwati Pondok Pesantren Darussalam karena  gaya ekspresi dan bicaranya. Semakin ramai dan tegang serta tak sabar menunggu hasil, usai persembahan lagu dari bekti serta duel iyut dan yustika, mahkota dan selempang miss skill 2016 akan segera diberikan oleh miss skill 2015 dihiasi instrumen musik yang membawa ketegangan akan putaran mahkota yang tak kunjung diberikan,  dan pada akhirnya mahkota tersebut berhenti di kandidat Miss Skill perwakilan kelas 10 D yaitu Iis Rahayu. Kegiatan Duta Keputrian ini meningkatkan bakat santriwati dalam segala bidang khususnya bidang keputrian. Selain menjadi wanita muslimah, tetapi juga menjadikan wanita yang bermultitalenta, mahir dalam segala bidang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar